Sunday, August 3, 2014

Buyung Nasution Diminta Mundur Dari Kuasa Hukum KPU




MatahatiCorp Independent News





Buyung Nasution Diminta Mundur Dari Kuasa Hukum KPU



GebrakNews -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjuk Adnan Buyung Nasution sebagai kuasa hukumnya dalam gugatan hasil Pilpres yang diajukan tim Prabowo-Hatta. Adnan pun akan mendengarkan penjelasan dari kedua pihak pasangan, baik dari Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK.


“Sebagai kuasa hukum KPU saya harus mendengar dari banyak pihak. Saya tentu juga harus mendengar dari pihak kuasa Prabowo dan Jokowi. Kemudian saya harus objektif,” ungkap Adnan dalam rapat konsolidasi KPU pusat dengan KPU tingkat Provinsi dan Kab/Kota di Novotel, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Barat, Jumat (1/8/2014) malam.


Meskipun kubu Prabowo-Hatta hanya menggugat KPU dalam sengketa ini, menurut Adnan pada akhirnya pihak Jokowi-JK juga akan terlibat. Kubu pasangan terpilih tersebut dinilai memiliki kepentingan dalam hal ini.


“Walaupun timnya Prabowo yang melakukan guguatan terhadap KPU, pihak Jokowi kan terkait. Pihak Jokowi berkepentingan dalam masalah ini,” jelas Adnan.


Mantan Wakil Ketua KPU tahun 1999 ini menambahkan, dalam gugatan yang dilayangkan Prabowo-Hatta itu, Jokowi-JK akan terkena dampaknya. Sehingga Adnan meminta agar tim Jokowi-JK siap dalam menghadapinya.


“Apapun juga kasus antara Prabowo dengan KPU dampaknya Jokowi juga akan kena. Mereka juga harus siap. Sebagi lawyer KPU, saya harus bersikap objektif,” pungkas Adnan yang menyiapkan 13 orang pengacara dalam timnya untuk membela KPU.


Sementara itu, Irwandi Lubis aktivis hukum Jaringan Advomenyesalkan keputusan Adnan Buyung Nasution bersedia menjadi kuasa hukum KPU, mengingat citra dan perjuangan Buyung yang pelopor demokrasi di Indonesia.


“KPU sangat brutal dalam melakukan kecurangan di pilpres. Itu (KPU) sama saja mengkhianati dan menghancurkan demokrasi di Indonesia. Sedangkan Bang Buyung sama-sama kita ketahui sebagai pelopor dan pengawal demokrasi di Indonesia. Saran kami, Bang Buyung sebaiknya mundur saja dari kuasa hukum KPU,” kata Irwandi (2/8/2014)  yang juga adalah salah satu kader Adnan Buyung Nasution.





Buyung Nasution Diminta Mundur Dari Kuasa Hukum KPU

MR. Fangwan Pasmah








No comments:

Post a Comment